√Analisis Otonomi Daerah dan Hakikatnya

Diposting pada

sering dengan perubahan undang-undang dasar tahun 1945, kebijakan tentang pemerintah daerah mengalami perubahan yang cukup mendasar. Perubahan dilatarbelakangi oleh kehendak untuk menampung semangat otonomi daerah dalam memperjuangkan kesejahteraan mesyarakat daerah. Otonomi daerah memberikan kelulusan kepada daerah mengurus urusan tumah tangganya sendiri secara demokratis dan bertanggung jawab dalam bingkai begara kesatun republik indinesia.

√Analisis Otonomi Daerah dan Hakikatnya

Sebagi contohnya dalam kehidupan rumah tangga ada pembagian tugas di atur anggota keluarga. Pembagian tugas antara anggota keluarga mendorong lahirnya rasa tanggung jawab dalam diri setiap anggota keluarga.

A. Atonomi daerah

  1. Hakikat otonomi daerah

Indonesia merupakan negara kesatuan yang berbentuk republik yang dalam pelaksanaan pemerintahnya dibagi atas daerah propinsi dan juga daerah propinsi di bagi atas kabupaten dan juga kota mempunyai pemerintah daerah untuk mengatur dan mengurus sendiri urusan pemerintah menurut asas otonomi dan juga tugas pembantuan.

  1. Tujuan otonomi daerah

Tujuan utama dikeluarkannya kebijakan otonimi daerah antara lailn ialah membebaskan pemerintah pusat dari beban yang tidak perlua dalam menangani urusan daerah. Dengan begitu pusat berkesempatan mempelajari, memahami, merespon berbagai kecenderungan global dan juga mengambil manfaat dai padanya. Pada saat yang sama pemerintah pusat diharapkan lebih mampu berkonsentrasi pada perumusan kebijakan makro nasional yang bersifat strategis.

Adapun tujuan pemberian otonomi kepada daerah aialh sebagai berikut ;

  1. Peringkatan pelayanan dan juga kesejahteraan mesyarakat yang semakin baik
  2. Pengembangan kkhidupan demokrasi
  3. Keadilan
  4. Pemerataan
  5. Pemeliharaan hubungan yang serasi antara pusat dan juga daerah serta antara daerah dalam rangkan keutuhan NKRI.
  6. Mendorong guna memberdayakan masyarakat
  7. Menumbuhkan prakarsa dan juga kreativitas,

Meningkatkan peran juga masyarakat, mengembangkan peran dan juga fungsi dewan perwakilan rakyat daerah.

  1. Kewenangan daerah dalam pelaksanaan otonomi daerah

Dalam susunan pemeerintahan dinegara kita ada pemerintahan pusat, pemerintahan daerah provinsi dan juga pemerintahan daerah kambupaten kota, dan juga pemerintahan desa. Masing-masing pemerintahan tersebut mempunyai hubungan yang bersifat hierakhis. Salam UUD negara indonesia tahun 1945 dijelaskan bahwa, hubungan wewenangg antara pemerintah pusat dan juga pemerintah daerah proviinsi, kabupaten, kota diatur dengan undang-undang dengan pemperhatikan kekhususan dan juga keragaman daerah. Hubungan keuangan, pelayanan umum, pemanfaat suberdaya alam dan juga sunberdaya yang lainnya antara pemerintah pusa dan juga pemerindah daerah diatur dan dilaksanaan secara adil dan juga selaras berdasarkan undang-undang.

B. Partisipasi masyarakat dalam perumusan kebijakan publik

  1. Hakikat kebijakan publik

Perhatikan ceritera atau kasus dibawah ini secara seksama. Pak sokad sebagai kepala keluarga dalam menjalan kan roda rumah tannga telah mengeluarkan kebijakan berpa pembagian tugas dalam rumahnya. Adapun pendistribusian tugas tersbut ialah: ane sebagai anak teretuanya sudah berusia 21 tahun diberi tugas berbelanja ke pasar dan juga mamasak pada pagi hari sebelum berangkat ke kampus. Sementara andre anaknya nomor dua yang berusia 17 th diberi tugas menyapu halaman rumah danjuga mengisi bak mandi. Sedangkan anak bungsunya ani yang berusia 13 tahun diberi tugas memberskan temapat tidur. Utnuk pengawasan pelaksanaan tugas tersebut dieprcayakan kepada ibu badrun. Sedangkan pak somat bertugas mencari nafkah.

  1. Pastisipasi dalam perpumusan kebijakan publik

Untuk turut serja berpartisipasi dalam perumusan kebijakan publik, maka kegiatan yang bisa dilakukan siswa dalam proses pembelajaran ini bisa dilakukan dengan melalui kegiatan praktik belajar kewarganegaraan berbasis portofolio untuk melaksanakan kegiatan prakter belajar yang berbasis potofolio.

demikianlah artikel dari duniapendidikan.co.id mengenai √Analisis Otonomi Daerah dan Hakikatnya, semoga artikel ini bermanfaat bagi anda semua.

baca juga ;

Baca Juga :  √Contoh Penelitian Kualitatif dan Kuantatif Beserta Cirinya
Baca Juga :  √Contoh Kalimat Kompleks : Pengertian, Ciri, Macam dan Contohnya
Baca Juga :  √Contoh Kalimat Interogatif : Pengertian, Ciri dan Jenisnya
Baca Juga :  √Cara Membuat CV Surat Lamaran Kerja : Pengertian, Jenis, Ciri dan Unsurnya