√20 Aliran Seni Rupa : Pengertian dan Cirinya

Diposting pada

√20 Aliran Seni Rupa : Pengertian dan Cirinya

  1. Pengertian Seni Rupa

Seni rupa merupakan cabang seni yang membentuk karya seni dengan media yang dapat ditangkap mata dan dirasakan dengan rabaan. Kesan ini diciptakan dari mengolah konsep titik, garis, bidang, bentuk, volume, warna, tekstur, dan pencahayaan dengan acuan estetika.

B.Aliran Seni Rupa

  • Naturalisme

Naturalisme merupakan karya seni rupa yang teknik pelukisannya berpedoman pada peniruan alam dalam menghasilkan karya seni.

Ciri – ciri :

  1. Biasanya bertemakan tentang alam.
  2. Mempunyai teknik gradasi warna.
  3. Mempunyai susunan perbandingan. perspektif,tekstur,perwarnaan yang gelap dam terang dikerjakan seteliti mungkin .
  • Realisme

Realisme adalah aliran seni rupa yang menggambarkan objek pada keadaan yang benar-benar nyata dan tak berfokus pada objek.

Ciri – ciri aliran seni lukis Realisme :

  1. Biasanya menampilkan tentang kehidupan sehari – hari
  2. Lukisannya dibuat apa adanya.
  3. Lukisan juga nampak menyatu antara objek satu dengan objek lainnya.
  4. Romantisme

Romantisme adalah aliran seni rupa yang berfokus memperlihatkan nilai-nilai estetika, fantastis, irasional, dan absurd.Biasanya menggambarkan kisah-kisah yang romantis atau dramatis.

Ciri – ciri :

  1. Lukisan yang terkandung cerita yang dahsyat dan emosional.
  2. Banyak gerak dan dinamis.
  3. Sifat warnya kontras dan meriah.
  4. Pengaturan komposisinya dinamis.
  5. Membuat kegetiran dan menyentuh perasaan.
  6. Kedahsyatan mirip seperti kenyataan
  • Ekpresionisme

Ekspresionisme merupakan suatu aliran yang memberikan kebebasan distorsi bentuk dan warna untuk melahirkan emosi maupun menyatakan sensasi dari dalam.

Ciri – ciri :

  1. Umumnya mengungkapkan jenis emosi kemarahan dan depresi dibanding emosi bahagia seseorang
  2. Berasal dari Ungkapan isi hati seseorang.
  3. Berasal dari Imajinasi seseorang.
  4. Mengutamakan Pemilihan Warna.
  5. Impresionisme

Impresionisme merupakan seni yang tujuanya menampilkan kesan yang ditangkap objek.

Ciri – ciri :

  1. Goresan kuas pendek dan tebal dan gaya mirip sketsa.
  2. Warna Diambil dengan sedikit mungkin Pencampuran pigmen cat yang dipakai.
  3. Cat tidak ditunggu kering untuk ditimpa pada warna berikutnya.
  4. Pengolahan pada sifat transparansi cat dapat dihindari.
  5. Meneliti sedetail mungkin sifat pantulan cahaya dari suatu objek selanjutnya diterapkan di dalam lukisan.
  6. Dibuat di luar ruangan.
  • Kubisme

Kubisme merupakan aliran yang mempunyai bentuk-bentuk geometris Misalnya: segitiga, segi empat, lingkaran, silinder, bola, kerucut, kubus dan kotak-kotak.

Ciri – ciri :

  1. Mempunyai bentuk geometris.
  2. Mempunyai perpaduan warna yang sangat perspektif.
  • Fauvisme

Fauvisme merupakan aliran yang memberikan kebebasan berekspresi,sehingga banyak objek lukisan yang dibuat kontras mirip aslinya.

Ciri – ciri :

  1. Seni lukisannya adalah warna-warna yang liar dan kontras.
  2. Warna-warna yang dipakai jelas tak lagi disesuaikan dengan warna aslinya.
  3. Penggunaan garis dalam fauvisme Dimudahkan sehingga pemirsa lukisan dapat mendeteksi keberadaan garis yang jelas dan kuat.
  4. Dadaisme

Dadaisme adalah aliran seni rupa yang dianggap anti seni dan anti perasaan dikarenakan aliran seni rupa ini tujuannya untuk refleksi kekerasan dan kekasaran.

Ciri – ciri :

1.Seni yang tak mau ilusi atau ketiadaan ilusi.

  1. Didominasi warna hitam, merah putih hijau serta pewarnaan primer, tajam dan kontras.
  • Futurisme

Futurisme adalah aliran seni rupa yang berfokus pada keindahan gerak, garis, visual,dan warna sebagai aliran seni rupa anti kubisme yang dikatakan statis.

Ciri – ciri :

1.Karya seni mengambil unsur gerak dan kecepatan.

2.Menggunakan prinsip aneka tampak.

3.Menggunakan tipografi sebagai unsur ekspresi pada desain.

4.Memperhatikan mengenai kedinamisan , kedisiplinan, dan gaya untuk mengekspresikan kecepatan dan kesamaan waktu.

  • Surealisme

Surealisme adalah aliran seni rupa yang bertujuan untuk menggambarkan objek yang sering ditemukan dalam mimpi atau imajinasi alam bawah sadar.

Ciri – ciri aliran seni lukis surealisme :

  1. Penuh akan khayalan dan fantasi.
  2. Bentuk Lukisannya aneh dan asing.
  3. Kontemporer

Kontemporer  adalah aliran seni rupa yang tak terikat oleh pakem dan berkembang sesuai dengan perkembangan zaman.

Ciri-ciri :

1.Penggambaran objek tentang refleksi situasi situasi dan waktu yang tematik.

2.Objek yang digambarkan ialah objek yang dinamis, ekspresif, dinamis, dan mencolok.

  • Konstruktivisme

Konstruktivisme  adalah aliran seni rupa yang berfokus pada penggambaran seni sebuah bangunan.

Ciri – ciri aliran seni lukis Konstruktivisme :

1.Objek utama yang dilukis ialah bangunan dan latar yang ada di sekitar bangunan dari satu sudut lukis.

2.Objek bisa tentang banguan kuno, klasik, modern atau bangunan apa saja.

  • Pop Art

Pop Art adalah aliran seni rupa yang melawan kebosanan dan kejenuhan pada seni lukis tanpa objek.

Ciri – ciri aliran seni rupa Pop Art:

1.Karya seni lukis pop art umumnya mengenai seni lukis karikatur yang terkandung sindiran, kritik atau humor.

2.Objek biasanya berbentuk manusia yang digambarkan dalam perspektif/cara pandang lain.

  • Abstraksionisme

Abstraksionisme adalah aliran seni rupa yang memakai bentuk dan warna dalam cara non-representasional.

Ciri – ciri aliran seni rupa Abstraksionisme :

  1. Aliran ini Memerkan unsur-unsur seni lukis yang disusun tak terbatas terhadap bentuk-bentuk yang ada di alam.
  2. Bentuk, Garis, dan Warna Dipamerkan tanpa mengindahkan bentuk asli di alam.
  • Klasikisme

Klasikisme merupakan aliran seni rupa yang memerkan gambar secara klasik, dan mempunyai karakter dan ciri tersendiri.

Ciri – ciri aliran seni rupa Klasikisme :

  1. Isinya cerita lingkungan istana.
  2. Lukisan Bertema pada norma-norma intelektual akademis.
  3. Objek yang dilukis berbentuk hiperbolis.
  4. Memakai batasan-batasan warna yang bersih dan statis.
  5. Raut muka tenang serta berkesan agung.
  6. Bentuk harus seimbang dan harmonis.
  • Pointilisme

Pointilisme  adalah aliran seni rupa yang menjelaskan sebuah objek menggunakan titik-titik.

Ciri – ciri aliran seni lukis Pointilisme  :

  1. Objek yang dilukis akan nampak jelas dari kejauhan, dan agak baur kalau dinikmati dari dekat.
  2. Titik yang digunakan terdiri dari berbagai jenis variasi, baik besar-kecil, tebal-tipis, ataupun berwarna hitam putih.
  3. Primitif

Primitif adalah aliran seni rupa yang menjelaskan sebuah objek berdasarkan gaya penggambaran primitif pada dinding goa-goa.

Ciri – ciri aliran seni ruppa Primitif :

  1. Objek yang dilukis tentang tumbuhan, hewan dan manusia dalam bentuk garis sederhana.
  2. Detail objek tidak ditonjolkan, hanya pada penggambaran minimalis mengenai garis dan aksen sederhana.
  • Optik

Optik adalah aliran seni rupa yang menjelaskan sebuah objek manipulasi visual yang bisa menipu mata.

Ciri – ciri aliran seni rupa Optik :

1.Objek yang dilukis hanya mengenai bidang, garis, atau objek yang berwarna hitam putih.

2.Gambar berbentuk sederhana dan tidak memiliki detail yang rumit.

  • Pittura metafisica

Pittura Metafisica adalah aliran seni rupa yang Menjelaskan sebuah objek dengan sentuhan metafisika.

Ciri – ciri aliran seni rupa Pittura Metafisica :

  1. Objek yang dilukis umumnya berbentuk boneka yang erat dengan hal yang sifatnya metafisika.
  2. Objek biasanya tentang manusia yang sedang melakukan aktivitas dengan bendadan latar di belakangnya.
  • Gotik

Gotik adalah aliran seni rupa yang menjelaskan sebuah objek dengan garis tebal dan bentuk ramping serta menegaskan sesuatu berdasarkan warna.

Ciri – ciri aliran seni rupa Gotik :

1.Objek yang dilukis umumnya ialah tokoh suci, kesatria, raja dan ratu.

2.Lukisan gaya seperti ini banyak ditemukan di kerajaan-kerajaan, rumah ibadah dan juga kastil atau bangunan klasik.

 

demikianlah artikel dari duniapendidikan.co.id mengenai √20 Aliran Seni Rupa : Pengertian dan Cirinya, semoga artikel ini bermanfaat bagi anda semua.

baca juga ;

Baca Juga :  √Jenis Persebaran Sumber Daya Alam : Pengertian , Hasil Pertania, Hutan dan Peternakan
Baca Juga :  √Menyajikan Informasi Demografi : Bentuk Tabel dan Grafik
Baca Juga :  √Kualitas Penduduk : Pendidikan, Kesehatan dan Pendapatan Perkapita
Baca Juga :  √Dinamika Demograf : Pengertian, Jumlah Penduduk Dan Persebarannya