14 Penyimpangan Pada Orde Baru

Diposting pada

Penyimpangan Yang Terjadi Pada Masa Orde Baru

 Pada masa orde baru sempat mengalami beberapa penyimpangan terhadap konstitusi UUD 1945, penyimpangan yang terjadi pada masa itu diantaranya yaitu:

14 Penyimpangan Pada Orde Baru

  1. Pemusatan Kekuasaan Di Tangan Presiden

Pemutusan kekuasaan berada di tangan presiden mengakibakan banyak terjadi Korupsi, Kolusi dan juga Nepotisme (KKN) yang semakin merajalela, ada kesenjangan sosial yang makin melebar, serta bertambahnya hutang luar negeri yang semakin membengkak, dan juga krisis multi dimensi terjadi di mana-mana. Lembaga-lembaga negara yang ada dikendalikan Presiden. Selain itu juga tidak adanya rencana suksesi ataupun penurunan kekuasaan presiden ke presiden yang selanjutnya.

  1. Pembatasan hak-hak politik rakyat

Hak-hak politik rakyat terhadap masa orde lama di batasi, hal ini sebagai salah satu pelanggaran hak warga negara. Hal tersebut bisa dilihat dengan jumlah partai politik yang dibatasi menjadi 3 (PPP, Golkar, PDIP). Sangat menyimpang dari hak serta kewajiban warga negara didalam UUD 1945.

  1. Pemilu dilakukan secara tidak demokratis,

pemilu hanya menjadi sarana dalam mengukuhkan kekuasaan presiden, sehingga presiden terus menerus dipilih dan menjadi presiden kembali.

  1. Pembatasan kebebasan pers

Terjadi adanya pembatasan kebebasan pers, saat itu kebebasan pers dibatasi sehingga suara rakyat tidak bisa diapresiasikan dan juga dituangkan kehadapan umum. Hal ini bisa terlihat dari banyaknya koran serta majalah yang dibrendel atau dihentikan penerbitan beritanya.

  1. Terjadi monopoli dalam penafsiran Pancasila.

Pancasila ditafsirkan sesuai keinginan pemerintah dalam membenarkan tindakan – tindakannya.

  1. Pembangunan yang Tidak Merata

Pembangunan yang telah direncanakan serta dilakukan oleh pemerintah tidak dijalankan secara merata mengakibatkan kesenjangan pembangunan yang terjadi antara pembangunan di pusat pemerintahan dengan pembangunan di daerah lainnya. Hal ini disebabkan kekayaan yang diperoleh oleh daerah masing-masing semuanya di tarik ke pusat dan juga dipakai untuk pembangunan pusat.

  1. Muncul pihak-pihak yang tidak puas disebabkan pembangunan

Disebabkan karena pembangunan yang tidak merata sehingga banyak pihak daerah yang merasa tidak puas dan juga berniat memisahkan diri dari NKRI. Contahnya seperti: Aceh, Papua, dan juga Timor Timur.

  1. Pembatasan hak hak politik rakyat Yaitu seperti hak berserikat, berkumpul, dan juga berpendapat

  2. Terjadinya kecemburuan sosial

Banyak terjadinya Kecemburuan sosial, antara lain seperti kecemburuan antara penduduk pribumi dengan para transmigran yang datang, hal ini diakibatkan para transmigran memperoleh tunjangan yang cukup besar dari pemerintah pada awal tahun (tahun pertama).

  1. Pemerintah ikut campur tangan pada kekuasaan kehakiman, mengakibatkan kekuasaan kehakiman tidak merdeka.

  2. Kesenjangan Ekonomi

Kesenjangan ekonomi semakin bertambah dengan terlihatnya perbedaan ekonomi ataupun pendapatan antara warga miskin dengan warga kaya.

  1. Pelanggaran HAM

Terjadinya pelanggaran HAM (jenis – jenis pelanggaran HAM) pada masyarakat nonpribumi, terutama untuk warga Tionghoa. Karena semua warganegara berhak memperoleh jaminan perlindungan HAM.

  1. Keamanan Menggunakan Kekerasan

Pada saat itu keamanan mampu dilaksanakan akan tetapi dengan jalan menggunakan kekerasan, contohnya penembakan misterius, penculikan mahasiswa, aktifis, dan lain sebagainya.

  1. Terjadi Penurunan Birokrasi

Pada masa pemerintahan Presiden Soeharto sering di sebut dengan sistem orde baru di negara Indonesia. Masa orde baru yang berlangsung pada tahun sekitar 1966 – 1998. Dengan landasan orde baru yang menggantikan orde lama merujuk pada era pemerintahan Soekarno dengan semangat “koreksi total” atas penyimpangan yang telah dilakukan oleh Soekarno pada masa Orde Lama. Waktu yang berjangka lama ini, bentuk ekonomi di negara Indonesia jadi memiliki perkembangan yang maju dan juga cepat secara bersamaan dengan adanya kecurangan terjadinya korupsi yang ada di Indonesia. Beberapa kesenjangan ini, menjadikan rakyat semakin tertekan karena meningkatnya rakyat yang miskin semakin banyak serta rakyat yang kaya semakin melebar pesat.

demikianlah artikel dari duniapendidikan.co.id mengenai 14 Penyimpangan Pada Orde Baru, semoga artikel ini bermanfaat bagi anda semuanya.

baca juga ;

Baca Juga :  √ Pengertian Walikota : Pengertian, Syarat, Tugas Dan Wewenang
Baca Juga :  √ Penegrtian PKN SD : Pengertian, Hakekat, Tujuan Dan Ruang Lingkupnya
Baca Juga :  √ Nilai Kepahlawanan : Definisi Beserta Maknanya
Baca Juga :  √ Nilai Kekeluargaan : Makna, Pengertian, Dan Fungsinya