√ 13 Masalah Ekonomi Di Indonesia : Kemiskinan, Pengangguran, Inflasi, Hutang luarnegeri

√ 13 Masalah Ekonomi Di Indonesia : Kemiskinan, Pengangguran, Inflasi, Hutang luarnegeri
5 (100%) 1 vote

Masalah Ekonomi Di Indonesia

  1. Rendahnya Pertumbuhan Ekonomi

Pertumbuhan ekonomi sebuah negara adalah salah satu indikasi yang bisa digunakan untuk mengukur keberhasilan pembangunan negara tersebut. Pertumbuhan ekonomi bisa dilihat lewat tingkat produksi barang dan jasa yang bisa dihasilkan selama satu periode tertentu. Pertumbuhan ekonomi negara berkembang seperti Indonesia sering terkena masalah modal dan investasi. Indonesia masih bergantung pada modal dari investasi pihak asing guna menunjang kegiatan ekonominya.

√ 13 Masalah Ekonomi Di Indonesia : Kemiskinan, Pengangguran, Inflasi, Hutang luarnegeri

Lambatnya pertumbuhan ekonomi pun dipengaruhi naiknya harga minyak dunia. Kenaikan harga minyak dunia adalah akibat langkanya minyak mentah. Kelangkaan disebabkan menipisnya cadangan minyak serta hambatnya distribusi minyak. Kenaikan harga minyak tersebut menyebabkan harga barang pokok lain ikut naik. Akibatnya, daya beli masyarakat menjadi berkurang serta terjadi penurunan kegiatan ekonomi masyarakat.

  1. Kemiskinan

Kemiskinan adalah keadaan masyarakat yang tidak bisa memenuhi kebutuhan hidupnya. Kebutuhan hidup yaitu makanan, pakaian, tempat tinggal, pendidikan, dan kesehatan. Kemiskinan merupakan akibat berkurangnya pendapatan masyarakat secara riil. Masyarakat terkena penurunan daya beli barang-barang kebutuhan pokok secara umum. Akibatnya, masyarakat tidak bisa hidup secara layak sehingga taraf hidupnya menurun.

Berdasarkan data BPS bulan Maret 2012 jumlah penduduk yang ada dalam garis kemiskinan berjumlah sekitar 29,13 juta orang (11,96%). Jumlah tersebut berkurang sebanyak 0,89 juta orang dari periode yang sama tahun sebelumnya. Menurunnya angka kemiskinan ditunjang karena adanya penurunan harga komoditas makanan sedikit lebih besar dibandingkan peranan komoditas bukan makanan.

  1. Pengangguran

Secara umum pengangguran diartikan sebagai angkatan kerja yang tak bekerja. Pengangguran adalah rantai masalah yang bisa menimbulkan beberapa permasalahan pada sebuah negara. Pengangguran disebabkan jumlah angkatan kerja yang tak seimbang dengan jumlah lapangan kerja ataukesempatan kerja. Akibatnya, banyak angkatan kerja yang tidak bisa terserap dalam lapangan pekerjaan sehingga menimbulkan pengangguran.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, jumlah angkatan kerja di Indonesia pada tahun 2012 adalah mencapai 120,4 juta jiwa. Sementara itu jumlah pengangguran pada bulan Februari 2012 sebanyak 7,61 juta jiwa menjadi turun dari tahun sebelumnya sebanyak 7,7 juta jiwa. Hal tersebut diharapkan sebagai indikasi yang baik tentang perbaikan keadaan ketenagakerjaan di Indonesia. Untuk mencapai harapan itu, pemerintah perlu mengusahakan kebijakan di bidang ketenagakerjaan, contohnya perbaikan kualitas tenaga kerja  atau sumber daya manusia, menciptakan lapangan pekerjaan, mendorong tumbuhnya investasi dan modal, menyediakan informasi lapangan pekerjaan, serta memberikan pelatihan dan keterampilan untuk tenaga kerja.

  1. Kesenjangan Penghasilan

Penghasilan digunakan masyarakat untuk memenuhi berbagai kebutuhannya. Dalam masyarakat untuk memenuhi berbagai kebutuhannya. Dalam masyarakat ada kelompok masyarkat dengan penghasilan tinggi serta kelompok masyarakat dengan penghasilan rendah. Masyarakat yang mempunyai penghasilan tinggi dapat memenuhi kebutuhan hidupnya mulai dari kebutuhan primer, sekunder, hingga tersier. Sementara itu, kelompok masyarakat yang mempunyai penghasilan rendah tidak dapat memenuhi kebutuhan hidupnya meskipun kebutuhan yang paling dasar.

Perbedaan kelompok masyarakat dengan penghasilan tertentu menimbulkan permasalahan kesenjangan penghasilan tersebut. Oleh karena itu, diperlukan peran pemerintah dalam meratakan penyaluran distribusi pendapatan. Hal tersebut dilakukan untuk meratakan kemampuan masyarakat dalam menikmati hasil pembangunan. Selain itu, upaya pemerintah dalam meratakan penghasilan tujuannya untuk mengurangi kesenjangan dan kecemburan sosial masyarakat.

  1. Inflasi

Berdasarkan data BPS, inflasi Indonesia pada tahun 2011 mencapai sebesar 3,79%. Inflasi yang terjadi di Indonesia disebabkan tingginya permintaan agregat, sementara permintaan barang dan jasa tak diimbangi dengan kemampuan produksi serta kenaikan biaya produksi. Inflasi ditandai dengan kenaikan harga barang dan jasa secara keseluruhan. Hal tersebut akan menimbulkan penurunan daya beli masyarakat pada barang dan jasa. Inflasi berdampak pada lesunya kegiatan perekonomian, kurangnya kepercayaan masyarakat pada kinerja pemerintah, melemahnya nilai rupiah, serta ketidakstabilan perekonomian negara. Berdasarkan sumbernya inflasi bisa digolongkan menjadi 2, yaitu inflasi tarikan permintaan dan inflasi dorongan biaya.

  1. Hutang Luar Negeri

Indonesia mempunyai hutang luar negeri yang sangat banyak yakni lebih dari USD 100 miliar. Setiap kementerian memiliki hutang. Indonesia merupakan negara dengan hutang luar negeri terbesar ke-3 di dunia setelah Brazil dan Meksiko. Hutang yang terus menumpuk itu menyebabkan terjadinya berbagai masalah perekonomian contohnya nilai mata uang Rupiah yang terus menurun.

  1. Defisit Anggaran

APBN Indonesia selalu mengalami deficit, Defisit merupakan saat ketika anggaran belanja lebih tinggi dari anggaran pendapatan. Itulah salah satu alasan mengapa hutang negara kita terus menumpuk. Penyebab utamanya ialah korupsi, perilaku pemerintah yang sangat boros anggaran, dan subsidi yang tak tepat sasaran.

  1. Ketidakmampuan Industrial

Industri di Indonesia kebanyakan cuma merakit barang saja. Kalaupun ada industri besar, industri itu pasti milik asing. Perindustrian masih sangat bergantung pada ekonomi, bahan baku, serta teknologi asing. Padahal kita mempunyai sumber daya alam dan sumber daya manusia yang sangat besar. Tapi karena kita tidak bisa mengelolanya dengan baik, maka kita harus meminta bantuan asing. Akibatnya, sebagian keuntungan dibawa ke luar negeri sementara Indonesia hanya mendapatkan pendapatan dari pajak dan upah buruh saja.

  1. Ketidakmampuan Mengelola Sumber Daya Manusia

Meskipun penduduk Indonesia terbanyak ke-4 di dunia, tapi kualitasnya masih sangat buruk. Sehingga Indonesia selalu kekurangan para ahli serta harus mendatangkannya dari luar negeri. Sementara kebanyakan orang Indonesia yang bekerja di luar negeri hanya dapat menjadi pembantu saja.

  1. Penguasaan Iptek yang Kurang

Penguasaan iptek di Indonesia pun masih sangat kurang. Hal tersebut disebabkan karena jumlah tenaga ahli di Indonesia masih sangat sedikit. Kalaupun ada, mereka lebih memilih untuk bekerja di luar negeri sebab penghasilannya jauh lebih tinggi. Penguasaan iptek yang kurang menyebabkan Indonesia tak dapat mengelola kekayaan alamnya sendiri.

  1. Korupsi

Korupsi menjadi masalah serius di negeri kita. Hampir di semua bidang terjadi korupsi serta suap-menyuap baik itu kelas teri ataupun kelas kakap. Akibatnya bermacam-macam, mulai dari program pemerintah yang menjadi kacau, penegakan hukum menjadi lemah, serta pemborosan anggaran.

  1. Masalah Pangan

Ketidakmampuan pemerintah dalam mengendalikan harga pangan membuat harga pangan terus melonjak terutama sembako. Ditambah lagi dengan semakin sempitnya lahan pertanian akibat alih fungsi lahan sebagai perumahan. Sangat ironis memang mengingat Indonesia merupakan negara agraris yang sangat subur. Kesejahteraan petani yang kurang diperhatikan menjadi salah satu penyebabnya tersebut. Untuk memenuhi kebutuhan pangan sekarang ini, pemerintah mesti mengimpornya dari luar negeri.

  1. Pembangunan yang selalu Tersentralisasi

Indonesia memang sedang pesat-pesatnya pembangunannya. Namun yang disayangkan adalah kenapa hanya kawasan tertentu saja yang dibangun sementara daerah lain ditinggalkan begitu saja. Hal tersebut menyebabkan terjadinya kesenjangan sosial dan daerah perkotaan menjadi semakin padat. Kalau pemerintah melakukan pembangunan secara merata, maka setiap daerah akan berkembang lebih cepat dan itu juga dapat mempercepat kemajuan Indonesia.


demikianlah artikel dari duniapendidikan.co.id mengenai √ 13 Masalah Ekonomi Di Indonesia : Kemiskinan, Pengangguran, Inflasi, Hutang luarnegeri, semoga artikel ini bermanfaat bagi anda semuanya.

baca juga :

Read More  √ Apa itu Magang: Pengertian, Tujuan, Manfaat
Read More  √ Apa itu Lapisan Ionosfer: Pengertian, Ciri, Proses terbentuk, Suhu, Fungsi
Read More  √ Cerita Nenek Pakande Beserta Sejarahnya
Read More  √ Pengertian Penerapan : dan Contohnya
/* */
Click to Hide Advanced Floating Content

Send this to a friend