√ 12 Perjanjian Internasional Yang Diikuti Indonesia Dan Berdasarkan Sifatnya

Diposting pada

Perjanjian Internasional yang Diikuti Indonesia

√ 12 Perjanjian Internasional Yang Diikuti Indonesia Dan Berdasarkan Sifatnya

  1. PERJANJIAN LINGGARJATI

Tempat Berlangsung      : Di Istana Merdeka, Jakarta.

Negara Peserta                  : Indonesia dan Belanda

Isi Perjanjian                      :

  • Pengakuan status de facto RI terhadap Jawa, Madura, dan juga Sumatera oleh Belanda.
  • Pembentukan negara federal yaitu Republik Indonesia Serikat (RIS).
  • Pembentukan Uni Indonesia-Belanda bersama Ratu Belanda sebagai kepala negara.
  • Pembentukan RIS serta Uni Indonesia-Belanda sebelum tanggal 1 Januari 1949.

  1. PERJANJIAN RENVILLE

Tempat Berlangsung      : Diatas geladak kapal perang Amerika Serikat sebagai tempat netral, USS Renville di pelabuhan Tanjung Periuk Jakarta.

Negara Peserta                    : Indonesia dan Belanda

Isi perjanjian                      :

  • Belanda hanya mengakui Jawa tengah, Yogyakarta, dan juga Sumatera sebagai bagian wilayah Republik Indonesia.
  • Disetujuinya sebuah garis demarkasi yang memisahkan wilayah Indonesia dengan daerah pendudukan Belanda.
  • TNI harus ditarik mundur dari daerah-daerah di wilayah pendudukan di Jawa Barat dan Jawa Timur Indonesia di Yogyakarta.

  1. PERJANJIAN ROEM-ROYEN

Tempat Berlangsung      :Hotel DES INDES, Batavia.

Negara Peserta                 : Indonesia dan Belanda

Isi perjanjian                      :

  • Pemarintah Indonesia akan dikembalikan ke daerah Yogyakarta.
  • Indonesia dan juga Belanda akan segera mengadakan perundingan Konferensi Meja Bundar (KBM).

  1. PERJANJIAN KONFERENSI MEJA BUNDAR

Tempat Berlangsung      :Den Haag, Belanda.

Negara Peserta                 : Indonesia, Belanda dan Amerika

Isi perjanjian`                     :

  • Belanda mengakui tentang kedaulatan Republik Indonesia Serikat.
  • Irian Barat akan diselesaikan setahun sesudah ada pengakuan kedaulatan.

  1. PERJANJIAN NEW YORK

Tempat Berlangsung      :Di markas besar PBB kesepakatan yang dibuat atas desakan Amerika Serikat.

Negara Peserta                 : Indonesia, Belanda dan Amerika

Isi perjanjian                      :

  • Belanda menyerahkan Irian Barat pada Indonesia meleui PBB.
  • Akan diadakannya penentuan pendapat masyarakat Irian Barat.

  1. PERJANJIAN BANGKOK

Tempat Berlangsung      :Di Bangkok, Thailand

Negara Peserta                 : Indonesia, Malaysia, Thailand, Filipina dan Singapura

Isi perjanjian                      :

  • RI menghentikan kofrontasi dengan negara Malaysia

  1. PERJANJIAN BONGAYA

Tempat Berlangsung      :Di Bongaya

Negara Peserta                 : Indonesia dan Belanda

Isi perjanjian                      :

  • Raja Hasanuddin dari Makassar menyerah pada VOC.
  • Seluruh pejabat beserta rakyat Kompeni berkebangsaan Eropa yang baru-baru ini / pada masa lalu melarikan diri dan juga masih tinggal di sekitar Makassar harus segera dikirim pada Laksamana (Cornelis Speelman).
  • Seluruh alat-alat, meriam, uang, dan juga barang-barang yang masih tersisa, yang diambil dari kapal Walvisch di Selayar serta Leeuwin di Don Duango, harus diserahkan pada Kompeni.

  1. PERJANJIAN JEPARA

Negara peserta                 : Indonesia dan Belanda

Isi perjanjian                      :

  • Sultan Amangkurat II Raja Mataram harus menyerahkan pesisir Utara Jawa apabila VOC menang dalam pemberontakan Trunojoyo.

  1. PERJANJIAN GIANTI

Tempat Berlangsung      : Di Desa Gianti, Karang Anyar, Jawa Tengah.

Negara peserta                 : Indonesia dan Belanda

Isi perjanjian                      :

  • Kerajaan Mataram terbagi menjadi dua bagian yakni Yogyakarta dan Surakarta.

  1. PERJANJIAN SALATIGA

Negara peserta                 : Indonesia dan Belanda

Isi perjanjian                      :

  • Surakarta terbagi menjadi dua bagian yakni Kasunanan dan Mangkunegaran.

Perjanjian Internasional yang Pernah Dilakukan Indonesia berdasarkan Sifatnya

  1. Perjanjian Bilateral

Perjanjian Bilateral ialah perjanjian yang hanya dilakukan oleh dua pihak negara saja yang sama-sama mempunyai kepentingan. Tujuan dari perjanjian ini yaitu untuk sama-sama mensejahterakan negara serta menjalankan kepentingan negara masing masing.

Contoh kerjasama bilateral yang pernah dilaksanakan Indonesia yaitu:

  • Perjanjian antara Indonesia dengan Belanda tentang pemindahan serta penyerahan kekuasaan Irian Barat yang sudah ditandatangani di kota New York 15 Agustus 1962.
  • Perjanjian antara Indonesi dan Australia membahas tentang garis batas wilayah antara Negara Indonesia dengan australia yang dilakakukan pada 12 Februari 1973 di
  • Perjanjian antara Indonesia dengan Kerajaan Malaysia yang ditandatangani pada tanggal 11 Agustus 1966 dijakarta membahas tentang normalisasi hubungan antar kedua negara.
  • Perjanjian Indonesia dengan Malaysia membahas tentang laut cina selatan dan selat malaka pada 27 Oktober 1969.
  • Perjanjian indonesia dengan Thailand membahas tentang laut andaman serta bagian utara selat malaka yang ditandatangani pada tanggal 17 Desember 1971.
  • Perjanjian antara indonesia dan singapura membahas tentang batasan laut teritorial selat singapura pada tanggal 25 Mei 1973.
  • Perjanjian antara Indonesi dan china membahas tentang dwi-kewarganegaraan pada tahun 1954.

  1. Perjanjian multilateral

Perjanjian multilateral ialah perjanjian yang dilaksanakan oleh lebih dari dua negara / kelompok internasional yang tergabung didalam sebuah forum internasional. Tujuan dari perjanjian ini yaitu untuk memutuskan suatu perkara untuk kepentingan bersama. Berikut ini contoh perjanjian internasional multilateral yang pernah dilakukan indonesia:

  • Konvensi hukum laut antar negara yang sudah disahkan tahun 1958. Konvensi ini dilaksanakan dalam forum perserikatan bangsa bangsa (PBB).
  • Konvensi jenewa yang berisi tentang hukum perlindungan korban perang yang sudah disahkan pada tahun 1949.
  • Konvensi wina yang membahas mengenai hubungan diplomatik negara yang sudah ditandatangani pada tahun 1961.

  1. Kerjasama internasional yang pernah dilakukan Indonesia

Selain melakukan perjanjian yang sifatnya bilateral serta multilateral, Indonesia juga berperan aktif dalam menjalin hubungan serta kerjasama internasional baik dalam lingkup komunitas ataupun lembaga internasional. Berikut bentuk bentuk kerjasama yang pernah dilakukan Indonesia:

  1. Indonesia menjadi salah satu anggota perserikatan bangsa bangsa (PBB) pada 28 september 1950. Serta menjadi anggota yang aktif dan juga berpartisipasi dalam menjaga perdamaian dunia.
  2. Indonesia menyelenggarakan serta sekaligus menjadi tuan rumah konferensi asia afrika (KAA) pada tahun 1955 yang melahirkan semangat solidaritas antara negara di asia dan juga
  3. Indonesia memberikan peran dan aktif dalam mengikuti gerakan non blok yang disahkan pada 1961.
  4. Secara langsung indonesia terlibat aktif dalam misi perdamaian yang dilaksanakan dewan keamanan PBB melalui cara mengirimkan pasukan garuda.
  5. Indonesia menjadisalah satu negara yang ikut mendirikan ASEAN.
  6. Indonesia selalu mengikuti pagelaran pesta olahraga seperti Sea Games, Olimpiade, Asian games, dan lain-lain.

Demikinlah artikel dari duniapendidikan.co.id mengenai √ 12 Perjanjian Internasional Yang Diikuti Indonesia Dan Berdasarkan Sifatnya, semoga artikel ini bermanfaat bagi anda semuanya.

baca juga:

Read More  √ Sangketa Internasional : Pengertian, Macam-macam, Penyebab dan Penyelesaian
Read More  √ Pengertian Sangketa Internasional : Macam-macam, Penyebab dan Penyelesaiannya
Read More  √ Kewarganegaraan Ganda : Pengertian, Asas dan Contoh Kasusnya
Read More  Konflik : Pengertian, Faktor, Jenis, Dampak, Solusi Dan Contohnya