√ 12 Contoh Kerjasama Multilateral di Dunia

Diposting pada

Suatu negara pada dasarnya memang tidak akan bisa berdiri sendiri tanpa adanya jalinan hubungan dengan negara lain. Bentuk dan kerjasama antar negara ada beberapa bentuk dan yang juga terdiri dari berbagai bidang. Semua membentuk kerjasama antar negara dimaksudkan untuk mempererat persahabatan, perdamaian dan ketertiban antar negara. Selain itu kerjasama antar negara juga bertujuan untuk memajukan berbagai aspek dalam negeri seperti halnya perekonomian, pendidikan, dan yang lain sebagainya. Kerjasama antar negara bisa digolongkan sebagai: kerjasama bilateral, kerjasama multilateral, dan kerjasama unilateral., kita akan membahas tentang contoh kerjasama multilateral.

11 Contoh Kerjasama Multilateral di Dunia


Pengertian kerjasama multilateral


Kerjasama multilateral merupakan kerjasama yang beranggotakan lebih dari dua negara. Istilah multilateral dalam jalinan internasional bisa didefinisikan sebagai kerjasama yang dilakukan oleh beberapa negara. Anggota yang paling utama untuk  kerjasama multilateral ialah negara-negara dengan kekuatan menengah misalnya Kanada. Contoh dari organisasi didunia yang termasuk dalam kerjasama multilateral ialah WTO dan PBB. Negara-negara kecil sejatinya memiliki peranan yang juga terbatas atau sedikit kekuatan dalam urusan internasional. Namun, negara tersebut bisa berpartisipasi aktif di PBB seperti memberikan hak suara dan mengonsolidasikan dengan negara lainnya  pada jajak pendapat  yang  dilakukan oleh PBB.

 

Selain terdiri dari berbagai macam  bentuk lembaga kerjasama; kerjasama multilateral juga mempunyai aturan untuk anggotanya. Secara umumnya kerjasama multilateral melibatkan banyak lembaga untuk mengusung satu tujuan yang menguntungkan bagi seluruh  anggotanya. Berikut ini merupakan beberapa contoh kerjasama multilateral.


Contoh kerjasama multilateral


Bank Dunia


Bank Dunia atau World Bank merupakan  suatu lembaga keuangan dunia yang akan  membantu pembangunan dari suatu negara untuk memperbaiki kehidupan mereka. Lembaga keuangan dunia buat berdasarkan konferensi Bretton Woods pada tanggal 27 Desember 1945 namun baru resmi beroperasi pada 25 Juni 1946. Lembaga ini memiliki tugas paling utama untuk  membantu pembangunan negara-negara yang rusak akibat perang dalam bentuk pendanaan dan kebijakan. Selain itu tujuan dibentuknya Bank Dunia antara lain ialah untuk membantu pembangunan dan pendanaan negara anggota, memperkenalkan investasi asing, memperkenalkan pinjaman dalam jangka panjang, serta menyortir program-program yang berkaitan dengan investasi asing. Untuk bisa menjalankan tugasnya, Bank Dunia memiliki beberapa lembaga keuangan dibawah naungannya.

Baca Juga :  √Aves: Pengertian, Ciri, Jenis dan Sistem Organnya

IFC


International Financial Corporation ialah salah satu lembaga dunia di bidang keuangan yang memberikan pertolongan berupa dana kepada pihak swasta. Lembaga ini didirikan pada tahun 1956 dengan tujuan utamanya ialah untuk membantu pembangunan ekonomi negara-negara berkembang. IFC memberikan bantuan modal untuk mendorong pertumbuhan dengan  sektor swasta di suatu negara. Lembaga ini juga ikut memberikan bantuan  dalam sektor swasta agar dapat mengalokasikan modal mereka di pasaran dunia guna menyediakan bantuan statistik teknis untuk pemerintah dan sektor swasta.


 IBRD


International Bank for Reconstruction and Development atau yang bisa disebut dengan sebutan  IBRD ini ialah  salah satu lembaga dunia dibawah naungan Bank Dunia yang begerak dibidang perbankan untuk kemajuan dan pembangunan di negara berkembang. Lembaga perbankan ini didirikan pada 27 Desember 1945 dan resmi beroperasi pada 6 Juni 1946. Tujuan utama IBRD ialah untuk memberikan bantuan dalam jangka pendek dan jangka panjang kepada negara yang sedang berkembang atau membangun. Lembaga ini juga memberikan bantuan teknis secara cuma-cuma serta membantu dan mengembangkan perdagangan internasional.


ICSID


International Centre for Settlement of Investment Disputes, yaitu asosiasi internasional yang bertugas untuk mengatasi perselisihan investasi internasional. Lembaga ini mulai dibentuk pada tahun 1966. Tugas utama ICSID ialah untuk mengatasi penanaman atau perselisihan modal yang dilakukan pemerintah dengan pihak asing.


IDA


Intenational Development Association ialah suatu asosiasi di bawah naungan Bank Didunia untuk menangani masalah pembangunan yang terbentuk pada 15 September 1960. Tujuan utama dari lembaga ini ialah untuk meningkatkan produktivitas, mendorong pembangunan ekonomi, serta menaikkan taraf hidup negara-negara anggota yang belum maju. IDA juga memberikan bantuan atau proyek hibah kepada  Negara- Negara yang  miskin seperti pembanguna saluran air bersih, mengurangi efek rumah kaca, atau menggulangi wabah penyakit.

Baca Juga :  √ Pengertian Paragraf : Ciri, Jenis Beserta Fungsinya

MIGA


Multilateral Investment Guarantee Agency adalah suatu lembaga penjamin investasi multilateral. Lembaga ini didirikan dengan tujuan utama untuk menjamin penanaman investasi atau modal dan langsung ke negara-negara berkembang. Sebagai contoh untuk mendirikan perusahaan atau pabrik, pembangunan jalan, pembangkit tenaga listrik dan lain sebagainya.


IMF


International Monetary Fund atau IMF merupakan  suatu lembaga keuangan dunia yang memiliki wewenang untuk menangani masalah pada keuangan. Masalah keuangan yang berada dibawah wewenang IMF merupakan pengangguran yang tinggi, inflasi keuangan, depresiasi mata uang yang disebabkan karena persaingan dalam perdaganagn antar negara, sistem keuangan dan perbankan negara yang runtuh, serta neraca pembayaran yang defisit. IMF didirikan pada tanggal 22 Juni 1944. Negara-negara pendiri IMF mensetujui  pembentukan lembaga ini untuk memperbaiki perekonomian dunia pasca perang dunia II. Untuk tujuan ini, IMF memberikan bantuan dan pinjaman dana untuk membantu negara anggota yang mengalami masalah pada keuangan.


ECOSOC


ECOSOC atau  Economic and Social Council ialah suatu lembaga didunia yang menangani masalah sosial dan ekonomi. Lembaga ini dibentuk pertama kali di London pada 23 Januari 1946 dengan tugas utama untuk mengoordinasi pekerjaan sosial dan ekonomi PBB,untuk  memfasilitasi pertukaran pendidikan dan budaya internasional, serta menampung isu-isu kepada hak asasi manusia. ECOSOC menaungi beberapa lembaga khusus PBB yaitu:


ILO


International Labour Organization atau Organisasi buruh dunia adalah sutau lembaga khusus yang menangani masalah perburuhan. Tujuan utama didirikannya organisasi ini adalah untuk mendorong kesejahteraan para buruh,demi  mewujudkan keadilan sosial, serta menciptakan kestabilan sosial dan ekonomi.


FAO


Food and Agriculture Organization merupakan suatu lembaga dibawah naungan PBB untuk menangani masalah pertanian dan pangan. Lembaga ini memiliki tujuan utama untuk mengurangi bahaya kelaparan, meningkatkan kualitas pangan, serta mendorong pembangunaan untuk  pedesaan.

Baca Juga :  √ Hubungan Internasional Indonesia : Pengertian, Tujuan, Asas, Pola dan Sarananya

 WHO


World Health Organization adalah suatu lembaga yang menangani masalah kesehatan di berbagai negara di dunia. Lembaga ini juga membantu penanganan untuk  wabah penyakit di suatu negara.


UNESCO


Unites Nations Education Scientific Cultural Organization adalah suatu lembaga PBB yang menangani masalah pendidikan, kebudayaan, dan ilmu pengetahuan. Lembaga ini yang memfasilitasi pertukaran pelajar antar negara serta pengembangan ilmu dan pengetahuan di negara-negara anggota.


WTO


World Trade Organization atau WTO merupakan suatu organisasi yang menangani pedagangan dunia. Perdagangan negara dibawah naungan lembaga ini diatur sekali berdasarkan kesepakan diantara anggota. Tugas utama WTO merupakan menyelesaikan sengketa dagang di antara negara anggota. Lembaga ini juga menyusun peraturan dan dilengkapi dengan pengadilan tinggi untuk menfasilitasi negara yang ingin banding karena tidak setuju dengan sanksi yang dijatuhkan oleh  WTO.

demikianlah artikel dari duniapendidikan.co.id mengenai √ 12 Contoh Kerjasama Multilateral di Dunia, semoga artikel ini bermanfaat bagi anda semuanya.