√ 10 Budaya Indonesia yang Diakui Unesco

Diposting pada

Budaya Indonesia yang Diakui Unesco

Berikut Penjelasannya Dari DuniaPendidikan.co.id

√ 10 Budaya Indonesia yang Diakui Unesco

  1. Taman Nasional Komodo

Komodo adalah hewan yang hanya bisa ditemukan di Indonesia, khususnya di Pulau Komodo dan sekitarnya,Provinsi Nusa Tenggara Timur. Karena masuk dalam spesies langka, akhirnya dibuatlah Taman Nasional di Pulau Komodo tersebut supaya hewan sejenis kadal terbesar di dunia dengan nama latin Varanus komodoensis ini tidak punah serta tetap lestari di habitat aslinya.

Pada tahun 1991 Taman Nasional Komodo diakui oleh UNESCO. Dengan diakuinya Taman Nasional tersebut, biawak raksasa ini bukan hanya dalam lindungan Negara Indonesia saja, namun juga UNESCO sebagai badan dunia yang bertugas untuk menjaga warisan dunia.

  1. Taman Nasional Ujung Kulon

Taman Nasional Ujung Kulon di Provinsi Banten adalah Taman Nasional tempat habitat asli dari badak bercula satu, hewan yang dikategorikan sebagai hewan yang hampir punah karena jumlah spesiesnya yang makin hari makin berkurang dikarenakan ulah para pemburu dan juga sulitnya reproduksi dari badak bercula satu tersebut.

Maka dari itu, dibuatlah Taman Nasional Ujung Kulon ini supaya hewan dengan nama latin Rhinoceros sondaicus ini bisa terlindung dan juga bisa terus dijaga dari kepunahan. Tak cukup sampai disitu, Taman Nasional yang ada di Banten ini juga telah diakui UNESCO sebagai warisan budaya dari Indonesia pada tahun 1991 dengan tahun yang sama diakuinya Taman Nasional Komodo.

  1. Taman Nasional Lorentz di Papua

Taman Nasional lain yang menjadi situs warisan dunia adalah Taman Nasional Lorentz yang terletak di wilayah Papua Barat. Taman Nasional yang diresmikan pada tahun 1997 ini mempunyai luas sekitar 2.400.000 Ha dengan keanekaragaman hayati yang sangat banyak. Pengunjung yang datang akan takjub dengan pemandangan gletser di daerah tropis yang disertai dengan pemandangan dataran rendah sekaligus.

Untuk flora dan fauna yang ada di Taman Nasional ini juga sangat banyak bahkan beberapa dari flora fauna tersebut termasuk kategori dilindungi. Selain itu, suku Asmat yang hidup di Taman Nasional ini juga membuat makin mempesonanya Taman Nasional Lorentz yang resmi diakui oleh UNESCO pada tahun 1999.

  1. Candi Borobudur

Candi Borobudur adalah candi Buddha yang dibangun pada masa dinasti Syailendra sekitar tahun 800an Masehi. Candi dengan luas 123×123m dan tinggi sekitar 35m ini berada di Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang.

Candi ini adalah candi Buddha terbesar yang pernah dibangun dengan relief paling banyak pula yakni sekitar 2.672 panel dan 504 arca Buddha. Karena situs ini adalah situs bersejarah umat Buddha dunia, maka pada tahun 1991, Candi Borobudur diakui oleh UNESCO sebagai situs warisan dunia.

  1. Wayang Kulit

Wayang kulit tentu tidak bisa dipisahkan dari kehidupan masyarakat Jawa karena sejak dulu kala wayang kulit sudah menjadi salah satu pertunjukkan yang sering digelar oleh masyarakat Jawa. Dalam pertunjukkan wayang kulit tersebut, akan ada dalang yang akan memainkan lakon pada wayang, para penabuh gamelan, alat musik yang mengiringi pertunjukkan serta juga sinden sebagai penyanyi. Cerita yang biasa dimainkan dalang juga biasanya diambil dari cerita Mahabharata, Ramayana, atau cerita Panji. Dalam perkembangannya, wayang menjadi salah satu budaya yang harus tetap dilestarikan, dan terbukti pada tahun 2003 silam, UNESCO menetapkan wayang kulit sebagai warisan budaya yang indah dan berharga.

  1. Keris

Keris adalah salah satu benda budaya Indonesia yang ada pada zaman dahulu, keris dipakai sebagai senjata untuk berduel. Keris ini memiliki bentuk yang cukup unik, runcing mirip seperti belati di bagian ujungnya dan berkelok-kelok.

Bukan hanya di Jawa saja, keris ini juga berkembang di sekitar daerah pulau Jawa yaitu di Madura, Sumatra, Kalimantan, Nusa Tenggara dan Sulawesi. Setiap daerahnya mempunyai ciri khas keris yang berbeda-beda. Saat ini, fungsi keris beralih menjadi pelengkap busana seperti busana pengantin dan pula sebagai benda antik. Kemudian pada tahun 2005 keris akhirnya dinobatkan sebagai warisan budaya dunia yang diakui oleh UNESCO.

  1. Angklung

Angklung adalah alat musik tradisional yang berasal dari provinsi Jawa Barat. Alat musik ini terbuat dari bambu dan memiliki bentuk seperti pipa. Cara memainkannya juga sangat mudah, angklung cukup digoyangkan saja, dan tiap ukuran angklung akan menghasilkan nada yang berbeda.

Saat ini, ada angklung tidak hanya berkembang di daerah Jawa Barat saja, alat musik ini juga berkembang di sekitar Sunda, terbukti dari bervariasinya jenis angklung yang ada contohnya angklung reog dan angklung banyuwangi. Sempat diakui oleh negara tetangga, akhirnya angklung resmi ditetapkan sebagai warisan budaya dari Indonesia yang diakui oleh UNESCO pada tahun 2010.

  1. Gamelan

Gamelan yang terdiri dari beberapa alat musik seperti saron, gambang, gendang, dan gong ini adalah ciri khas yang sangat Indonesia. Berkembang pada jaman Hindu Budha, gamelan menjadi tabuhan yang biasanya mengiringi berbagai kesenian Jawa dan sekitarnya seperti Bali yang akan memberikan tabuhan-tabuhan khas dari gamelan ini yang membuat banyak para tamu menyukai dengan pertunjukan yang memakai gamelan ini.

Gamelan sendiri memiliki arti tetabuhan yang dipukul sebab alat musik yang ada dimainkan dengan cara dipukul oleh ahli yang sudah menguasai gamelan. Untuk terus dilestarikan, pemerintah Indonesia mengajukan gamelan sebagai warisan budaya Indonesia,dan pada tahun 2014 gamelan resmi diakui oleh UNESCO sebagai warisan budaya indonesia.

  1. Batik

Batik merupakan pakaian yang sudah menjadi pakaian sehari-hari di Indonesia. Pakaian yang awalnya dibuat dengan cara dilukis memakai canting dengan bahan lelehan malam ini suda ada sejak dulu. Ada berbagai macam motif batik yang ada di Indonesia contohnya batik Jogja, batik Solo, batik Kalimantan, batik Lampung dan motif daerah lainnya.

Saat ini, batik telah dikembangkan menjadi batik modern dengan teknik pembuatan yang lebih modern contohnya batik cap. Untuk mematenkan kain gambar ini sebagai warisan dunia, pemerintah Indonesia mengajukan batik ke UNESCO, dan pada Oktober 2009 silam, batik resmi diakui oleh UNESCO sebagai Warisan Budaya Indonesia.

  1. Lumpia

Bukan hanya taman nasioanal, candi, ataupun kesenian lain, makanan lumpia juga telah dinobatkan sebagai situs warisan budaya oleh UNESCO. Biasanya Lumpia dibuat dengan isian rebung atau makanan laut ini berasal dari budaya Tiongkok yang kemudian semakin lama menjadi populer di Indonesia dengan campurannya yang membuat orang indonesia menyukai makanan lumpia ini.

Karena telah dimodifikasi dengan lidah Indonesia, makanan ini lebih terkenal di Indonesia. Pada 2014 lalu, lumpia resmi diakui oleh UNESCO sebagai Warisan Budaya Indonesia.

demikianlah artikel dari duniapendidikan.co.id mengenai √ 10 Budaya Indonesia yang Diakui Unesco , semoga artikel ini bermanfaat bagi anda semuanya.

baca juga :

Read More  √ Pengertian Integrasi Nasional : Pengertian, Faktor, Syarat, Dan Klasifikasi
Read More  √ Apa Yang Dimaksud Dengan Tanaman : Pengertian, Klasifikasi, Manfaat, Contoh beserta Penjelasannya
Read More  √ Apa Apa Itu Hidroponik : Pengertian, Cara , Media, Jenis dan Gambarnya
Read More  √ Apa Administrasi : Pengertian, Fungsi, Tujuan, Ciri, Macam dan Unsurnya